Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil/Ist

Politik

Rakyat Chaos Jika Putusan MK “Digergaji”

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 14:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jika ada upaya politik pihak-pihak tertentu termasuk DPR untuk menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 terkait persyaratan pencalonan kepala daerah, maka dipastikan chaos.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil, putusan MK sifatnya berlaku seketika ketika diputuskan.

"Kalaupun kemudian putusan MK ini dengan segala daya upaya politik oleh pihak-pihak tertentu dibuat untuk menjadi tidak berlaku, ini pasti akan menjadi chaos," kata Kang Tamil kepada RMOL di Jakarta, Rabu (21/8).


Chaos akan terjadi lantaran beberapa putusan MK sebelumnya berlaku seketika. Sehingga, jika putusan MK terbaru ini tidak berlaku seketika dan dianulir, maka masyarakat akan marah.

"Contoh, seperti umur Gibran kemarin ya, itu berlaku seketika. Nah maka kemudian putusan ini pun akan berlaku seketika," pungkas Kang Tamil.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya