Berita

Dedi Mulyadi-Ahmad Hidayat/Ist

Politik

Duet Dedi Mulyadi-Ahmad Hidayat Didukung NU Jabar

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 13:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Gerindra, Dedi Mulyadi, melanjutkan safari politiknya dengan menyapa ribuan warga yang memadati Alun-alun Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (20/8).

Mantan Bupati Purwakarta 2 periode itu berpandangan, perlu intervensi kuat dari pemerintah untuk memutus lingkaran setan yang membelenggu jutaan warga Jawa Barat hingga hidupnya miskin dari buaian hingga ke lubang lahat.

"Kalau dibiarkan, permasalahan kemiskinan di Jawa Barat tak akan pernah selesai. Akan semakin banyak masyarakat yang tidak berdaya karena himpitan ekonomi. Masalah utamanya adalah minimnya peran pemerintah dalam memperhatikan rakyat," kata Dedi dikutip Rabu (21/8).


Anggota DPR RI itu memberi contoh, kerap munculnya kasus maling kecil-kecilan di masyarakat. Dalam pandangan Dedi, kebanyakan maling nekat melakukan akasi karena menganggur dan terdesak oleh kebutuhan sehari-hari anak isterinya.

"Mereka terpkasa melakukan itu. Bukan karena hobi atau profesi. Ada himpitan ekonomi, karena kebutuhan biaya sekolah yang cukup tinggi, karena kebutuhan biaya kesehatan dan lain-lain," ungkap Dedi.

"Maka pemerintah harus hadir melindungi rakyat seperti itu. Solusinya bukan di hukum masuk bui, tapi diberi perlindungan ekonomi," lanjutnya.

Di sela acara, Dedi kembali memanggil anggota DPRD Jawa Barat, Ahmad Hidayat, ke atas panggung dan memperkenalakannya ke masyarakat yang hadir.

Sebelumnya, pasangan Dedi Mulyadi-Ahmad Hidayat mendapat dukungan secara lisan dari Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad. Ia mendorong sosok muda energik untuk mendampingi Dedi sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat. 

Dedi mengaku terkejut dapat dukungan dari tokoh sekaliber Kiai Juhadi. 

"Dukungan PWNU Jawa Barat akan menambah keyakinan saya untuk memenangkan Pilkada," demikian Dedi Mulyadi.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya