Berita

Gambar menunjukkan pemukim Israel membakar kebun zaitun di tanah Palestina dekat desa Burin, dekat kota Nablus di Tepi Barat, 16 Juli 2023/ZUMA Press

Dunia

Israel Bakar Lumbung dan Kebun Zaitun Milik Palestina

RABU, 21 AGUSTUS 2024 | 11:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekelompok pemukim ilegal Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki kembali berbuat onar dengan membakar satu kota berpenduduk Palestina di Khallet Hamad.

Mengutip Middle East Monitor pada Rabu (21/8), serangan itu menargetkan bangunan dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian penduduk di sana.

"Lumbung seluas 120 meter persegi, beserta sumur air, panel surya, peralatan pertanian, dan barang-barang pribadi di dalam rumah pertanian tiga kamar tempat keluarga tersebut tinggal, semuanya rusak atau hancur," ungkap Abdul Aziz Samih Shaqir, pemilik gudang di Al-Zawiyah, sebuah kota di sebelah barat Salfit.


Dikatakan Abdul Aziz, api juga membakar empat pohon zaitun tua dan membunuh beberapa ekor ayam.

Walikota Zawiya, Anis Shaqir, mengutuk serangan tersebut karena dilakukan di bawah perlindungan tentara pendudukan Israel (IOF).

Selama beberapa tahun terakhir, militer Israel telah melakukan serangan rutin di Tepi Barat yang diduduki, dan serangan ini semakin meningkat sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober tahun lalu.

Menurut otoritas kesehatan, setidaknya 632 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 5.400 lainnya terluka akibat tembakan tentara Israel di wilayah pendudukan.

Fatwa Mahkamah Internasional (ICJ) pada 19 Juli menyatakan pendudukan Israel selama puluhan tahun atas tanah Palestina sebagai tindakan ilegal dan menuntut evakuasi seluruh permukiman yang ada di Tepi Barat dan Yerusalem Timur serta pembayaran ganti rugi kepada warga Palestina.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya