Berita

Presiden Joko Widodo bersama jajaran, menghadiri acara Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pilkada Serentak 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (20/8)/RMOL

Politik

Jokowi Punya Niat Terselubung dengan Menaikkan Tunjangan KPU

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 18:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan Presiden Joko Widodo menaikkan tunjangan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Indonesia, justru memicu kecurigaan publik. Bahwa ada niat terselubung di balik kenaikan tunjangan yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, niat baik Jokowi memberikan bonus yang sangat besar kepada penyelenggara pemilu bakal memunculkan kecurigaan di masyarakat, karena momentumnya mendekati pendaftaran bakal calon kepala daerah. 

"Jelas bahwa Presiden Jokowi punya niat terselubung. Kiprah memberikan rezeki bagi penyelenggara pemilu saat menjelang menghadapi pilkada," ujar Efriza kepada RMOL, Selasa (20/8). 


Menurut Efriza, dengan memberikan insentif yang besar kepada penyelenggara pemilu, maka prinsip profesional, integritas, dan netralitas KPU akan sulit ditegakkan. 

"Ini dilakukan menjelang proses pengajuan pasangan calon, memungkinkan ini adalah strategi penguasa agar KPU, tak menutup kemungkinan, bisa diatur-atur untuk meloloskan kepentingan calon yang didukung penguasa politik," tuturnya. 

Oleh karena itu, insentif yang diberikan bukan sekadar karena memahami kinerja KPU yang berat, tetapi ada niat tersembunyi, yang ditengarai menjadi cara menegosiasikan kepentingan pemerintah dengan penyelenggara pemilu.

"Uang menjadi alat melemahkan netralitas dan independensi KPU, menjelang pengajuan dan penetapan pasangan calon," demikian Efriza. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya