Berita

Menteri Luar Negeri Skotlandia, Angus Robertson/BBC

Dunia

Skotlandia Boikot Semua Pertemuan dengan Israel

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 14:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah kondisi yang semakin mengerikan di Jalur Gaza, pemerintah Skotlandia memutuskan untuk membatalkan semua agenda pertemuannya dengan duta besar Israel di Edinburgh.
Menteri Luar Negeri Skotlandia, Angus Robertson mengatakan pihaknya tidak akan menerima undangan untuk pertemuan lebih lanjut dengan Israel sampai ada kemajuan nyata dalam konflik Gaza.

"Hal ini akan tetap menjadi posisi kami sampai kemajuan nyata menuju perdamaian tercapai, akses tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan tersedia dan Israel bekerja sama sepenuhnya dengan kewajiban internasionalnya dalam penyelidikan genosida dan kejahatan perang,” tegasnya, seperti dimuat Anadolu Ajansi pada Selasa (20/8).

Robertson menekankan pertemuan dengan pejabat Israel sama saja dengan normalisasi atas kejahatan yang terjadi di Jalur Gaza. Itu mengapa Skotlandia berusaha membatasinya sampai kedamaian tercipta di sana.

Robertson menekankan pertemuan dengan pejabat Israel sama saja dengan normalisasi atas kejahatan yang terjadi di Jalur Gaza. Itu mengapa Skotlandia berusaha membatasinya sampai kedamaian tercipta di sana.

"Pemerintah Skotlandia tidak mendukung normalisasi hubungan dengan Pemerintah Israel selama periode ini," ujar Robertson.

Mantan Menteri Pertama Skotlandia, Humza Yousaf, menyambut baik keputusan tersebut.

“Yang terpenting, dia telah menegaskan bahwa tidak mungkin ada hubungan normal dengan Pemerintah Israel,” kata Yousaf di X.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya