Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Harga Minyak Anjlok, Brent Ditutup Turun 2,02 Dolar AS

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 09:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak anjlok lebih dari 2 Dolar AS per barel pada akhir perdagangan Senin (19/8) waktu setempat atau Selasa pagi (20/8) WIB. 

Turunnya harga disebabkan prospek keberhasilan perundingan perdamaian Timur Tengah yang mengurangi risiko pasokan. 

Harga minyak mentah Brent ditutup pada 77,66 Dolar AS per barel, turun 2,02 Dolar AS atau 2,5 persen. 


Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada 74,37 Dolar AS per barel, turun 2,28 Dolar AS atau 3 persen.

Direktur energi berjangka di Mizuho di New York, Bob Yawger, mengatakan bahwa pasar berada di bawah tekanan karena ekspektasi perundingan gencatan senjata. 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Senin mengatakan bahwa Washington mendorong pihak yang  bersengketa agar mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza . 

"Mungkin yang terbaik, mungkin kesempatan terakhir dan memohon kepada semua pemangku kepentingan untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut," kata Blinken.

Masalah ekonomi Tiongkok juga menekan harga minyak, dengan data minggu lalu menunjukkan harga rumah baru jatuh pada laju tercepat dalam sembilan tahun. 

Kilang minyak Tiongkok memangkas tajam laju pemrosesan minyak mentah bulan lalu sebagai respons terhadap permintaan bahan bakar yang lemah.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya