Berita

Partai Golkar/Ist

Politik

Agar Tak Dibegal, Jangan Pilih Ketum Golkar Pejabat Pemerintah

SELASA, 20 AGUSTUS 2024 | 06:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Golkar seharusnya lebih mandiri dalam menentukan arah perkembangan nasib partai, dan tidak mengekor hingga dibegal di tengah jalan, dengan tidak memilih ketua umum yang mempunyai jabatan di pemerintah.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, jika tidak ingin bernasib seperti Airlangga Hartarto, maka seharusnya Ketum Golkar tidak ada dalam struktur kementerian.

"Ia dapat lebih leluasa dan berwibawa dalam menentukan arah partai," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa (20/8).


Sehingga, kata Saiful, pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) tahun ini seharusnya menjadi momentum menjadikan Golkar lebih mandiri dalam menentukan arah perkembangan nasib partai.

"Tdak seperti terus mengekor dan tidak dapat menentukan sendiri arah perkembangan partainya, bahkan dibegal di tengah jalan sebelum masa bhaktinya kepada parpol selesai," pungkas Saiful.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya