Berita

Balil Lahadalia mendaftar Calon Ketua Umum Golkar/RMOL

Politik

Surat Dukungan ke Jokowi Jadi Ketum Golkar Beredar Bersamaan Saat Bahlil Daftar

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 22:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia merespon terkait beredarnya surat yang mengatasnamakan sejumlah politisi Golkar berisi pernyataan dukungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengisi kekosongan kursi Ketua Umum Partai Golkar. 

Dimana surat itu beredar bersamaan dengan pendaftaran calon ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar 20 Agustus 2024, besok.

“Saya kebetulan tidak tahu itu surat, silahkan tanyakan saja kepada yang membuat surat, dan karena surat tidak ditujukan kepada saya," kata Bahlil saat ditanya awak media di DPP Partai Golkar, Palmerah, Jakarta Barat Senin malam (19/8). 


Di sisi lain, Bahlil tidak berhak menjawab surat tersebut karena dirinya bukanlah pengurus partai pusat. 

"Maka saya tidak mempunyai legal standing untuk menjawabnya,” kata Bahlil. 

Bahlil pun tidak mau ambil pusing terhadap beredarnya surat tersebut. 

“Jadi saya menghargai demokrasi, silahkan saja bermain dalam kompetisi kerangka aturan yang diterapkan SC,” kata Bahli. 

Sementara, Ketua Steering Committee Munas Partai Golkar, Adies Kadir menegaskan jika pihaknya telah membuat aturan yang telah sesuai AD/ART untuk proses pendaftaran calon. 

“Aturan-aturan di SC sudah jelas, jadi kita ikuti aturan saja sesuai AD/ART ya,” tegas  Adies. 

Adapun surat dukungan terhadap Presiden Jokowi berisi permintaan kesediaan untuk mengisi kekosongan kursi Ketua Umum Partai Golkar pasca pengunduran diri Airlangga Hartarto ditandatangani oleh Mohamad Aly Yahya, Ridwan Mukti, Antony Zeidra Abidin, Ridwan Hisjam, Musfihin Dahlan, Agusman Efendi dan Riswan Tony.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya