Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dolar AS Anjlok Terhadap Yen Jepang

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 15:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dolar Amerika Serikat (AS) terpantau mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin (19/8), terutama terhadap Yen Jepang. 

Seperti dikutip dari Asahi Shimbun, nilai tukar Dolar terhadap Yen anjlok lebih dari 1 persen menjadi 146,01, setelah sebelumnya sempat turun di bawah level 146 Yen.

Analis mengatakan bahwa pelemahan Dolar ini didorong oleh ekspektasi Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell yang mengindikasikan penurunan suku bunga pada pertemuan Fed berikutnya di bulan September.


Sementara Bank of Japan (BOJ) diperkirakan akan tetap mempertahankan sikap moneter yang lebih ketat.

Analis mengaitkan pergerakan besar yang lebih rendah dengan pelemahan dolar secara luas dengan potensi perbedaan kebijakan lebih lanjut antara AS dan Jepang.

Gubernur BOJ, Kazuo Ueda, dijadwalkan akan memberikan keterangan di hadapan parlemen Jepang pada Jumat, di mana ia diharapkan membahas keputusan bank sentral bulan lalu untuk menaikkan suku bunga. 

Langkah agresif BOJ ini diketahui sempat menyebabkan gejolak di pasar, terutama pada awal Agustus, ketika aksi jual besar-besaran terjadi pada aset berisiko, termasuk saham Nikkei.

Sementara itu, mata uang euro dan poundsterling juga menguat. Euro mendekati level tertinggi tujuh bulan, sedangkan poundsterling mencapai level tertinggi satu bulan. Dolar AS sendiri turun ke level terendah tujuh bulan terhadap sekeranjang mata uang utama.

Selain itu, dolar Australia dan Selandia Baru juga mencatat kenaikan signifikan, mencapai level tertinggi satu bulan. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi bahwa Fed akan mengambil langkah-langkah dovish.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya