Berita

Pengunjuk rasa anti-migrasi mengadakan demonstrasi di luar hotel yang menampung pencari suaka di Rotherham?Foto: RT

Dunia

Kebijakan Imigrasi Salah Satu Penyebab Kerusuhan Besar di Inggris

SENIN, 19 AGUSTUS 2024 | 14:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebagian besar warga Inggris meyakini bahwa kebijakan imigrasi negara itu menjadi penyebab gelombang kerusuhan baru-baru ini.

Menurut survei terhadap 2.237 orang yang dilakukan oleh firma jajak pendapat Savanta dan diterbitkan oleh The Telegraph, sebanyak 82 persen warga Inggris meyakini bahwa para perusuh sendirilah yang bertanggung jawab atas kerusuhan yang bermula dari peristiwa penikaman tiga anak hingga tewas dan melukai sepuluh lainnya oleh seorang remaja Inggris keturunan Rwanda di kota Southport, dekat Liverpool.

Sementara, 75 persen warga menyalahkan kelompok sayap kanan dan para influencer. Lalu 64 persen suara yakin bahwa kebijakan imigrasi Inggris yang menjadi penyebabnya. Kemudian, 59 persen mengatakan bahwa penusukan di Southport telah memicu krisis.


Puluhan kota di Inggris diguncang oleh protes dan kerusuhan sayap kanan awal bulan ini. Awalnya dipicu oleh rumor palsu bahwa pelaku penusukan adalah seorang imigran Muslim.

Demonstrasi tersebut berubah menjadi reaksi keras terhadap Islam dan imigrasi massal, yang berpuncak pada serangan pembakaran terhadap sebuah hotel yang menampung para pencari suaka di kota Rotherham.

Pihak berwenang Inggris menanggapi kerusuhan tersebut dengan keras, dengan lebih dari 1.000 orang ditangkap, 480 orang didakwa, dan 99 orang dijatuhi hukuman atas peran mereka dalam kerusuhan tersebut, menurut angka yang dipublikasikan oleh BBC pada Jumat (16/8).

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya