Berita

Perdana Menteri baru Thailand, Paetongtarn Shinawatra/Reuters

Dunia

Raja Thailand Dukung Pengangkatan PM Paetongtarn Shinawatra

MINGGU, 18 AGUSTUS 2024 | 16:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dua hari setelah sesi pemungutan suara di parlemen, Raja Thailand Vajiralongkorn menyampaikan dukungan untuk perdana menteri baru dari Partai Pheu Thai, Paetongtarn Shinawatra.

Persetujuan raja, yang merupakan formalitas, dibacakan oleh Sekretaris DPR Apat Sukhanand dalam sebuah upacara di Bangkok pada Minggu (18/8).

Paetongtarn berlutut dan memberi penghormatan pada potret Raja Vajiralongkorn sebelum memberikan pidato singkat yang berisi ucapan terima kasih kepada raja dan perwakilan rakyat karena telah mendukungnya sebagai perdana menteri.


“Sebagai kepala cabang eksekutif, saya akan melaksanakan tugas saya bersama para legislator dengan hati terbuka,” kata PM baru Thailand, seperti dimuat Reuters.

Perempuan berusia 37 tahun itu, menjadi perdana menteri termuda Thailand beberapa hari setelah sekutunya Srettha Thavisin diberhentikan sebagai perdana menteri oleh Mahkamah Konstitusi karena pelanggaran etik.

Putri dari tokoh politik terkemuka Thaksin Shinawatra, Paetongtarn berhasil melalui pemungutan suara parlemen pada hari Jumat (16/8), memenangkan 319 suara, atau hampir dua pertiga suara DPR Thailand.

Dia menjadi PM perempuan kedua Thailand dan keturunan Shinawatra ketiga yang menduduki jabatan perdana menteri setelah bibinya Yingluck Shinawatra dan ayahnya Thaksin.

Paetongtarn, yang belum pernah menjabat di pemerintahan sebelumnya, akan menghadapi tantangan di berbagai bidang, dengan ekonomi yang terpuruk, dan popularitas partai Pheu Thai-nya yang menurun, karena belum melaksanakan program pemberian uang tunai dompet digital andalannya senilai 500 miliar baht.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya