Berita

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono membacakan hasil pleno di Jakarta/Ist

Politik

PPK Kosgoro 1957 Dukung Bahlil di Munas Golkar

MINGGU, 18 AGUSTUS 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rapat Pleno Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 memutuskan untuk mendukung Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar 2024-2029. 

Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi ini dalam Munas Partai Golkar tanggal 20 Agustus 2024 mendatang.

"Dalam Rapat Pleno PPK Kosgoro 1957 hari ini, bertepatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 tahun, tepatnya pada Sabtu (17/8) Pukul 17.00, akhirnya diputuskan: PPK Kosgoro 1957 mendukung Saudara Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029," ungkap Dave yang juga Ketua DPP Partai Golkar dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (18/8).


Dave menambahkan, keputusan PPK Kosgoro 1957 sebagai Organisasi Pendiri Golkar, tentu dengan pertimbangan yang mendasar. Pihaknya melihat sosok Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sebagai sosok kader Partai Golkar yang berkarya bersama partai berlambang Beringin tersebut sejak lama dan dimulai dari daerah.

"Kami berharap Saudara Bahlil bisa melanjutkan keberhasilan Ketum Partai Golkar terdahulu, Bapak Airlangga Hartarto yang sukses memimpin Golkar, membawa kursi yang begitu banyak, dan juga berhasil memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 kemarin," jelas Dave.

Di sisi lain, Dave menekankan, Bahlil juga sosok pemimpin visioner yang out of the box, mengingat caranya memimpin sejumlah organisasi yang pernah dipimpinnya seperti HIPMI, dan juga Kementerian Investasi/BKPM dilakukan dengan gaya khas anak muda yang bisa mendobrak kekakuan birokrasi dan kepemimpinannya yang efektif.

"Saudara Bahlil kami yakini sebagai pemimpin yang paket komplit sehingga bisa membawa Partai Golkar menjadi partai yang lebih hebat lagi dan bisa berprestasi jauh lebih banyak lagi," tuturnya.

Selain itu, Dave optimis, Bahlil bisa diterima di Partai Golkar mulai dari senior hingga akar rumput Golkar. Bahlil dinilai memiliki modal utama sebagai Liaison Officer (LO) Presiden Jokowi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto selama Pilpres 2024 kemarin.

"Modal itulah yang diharapkan bisa membawa Golkar bisa menjadi partai pelopor di masa transisi pemerintahan yang baru nantinya. Dengan gaya komunikasi Saudara Bahlil yang luwes, Partai Golkar akan tetap stabil dan tidak ada penolakan sehingga Partai ini bisa langsung melaju kencang membantu pemerintah dengan Visi Karya Kekaryaannya," pungkas Dave.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya