Berita

Foto menunjukkan mobil yang dibakar pemukim Israel di kota Jit, Tepi Barat pada Jumat, 16 Agustus 2024/Sky News

Dunia

Ratusan Pemukim Ilegal Israel Bakar Kota Tepi Barat

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 19:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemukim ilegal Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki kembali melakukan tindakan kekerasan terhadap warga Palestina.

Mengutip Middle East Monitor pada Jumat (16/8), ratusan warga Israel melakukan penyerbuan dan pembakaran di sebuah kota bernama Jit yang berada di sepanjang jalan utama antara Nablus dan Qalqilya.

Para penyerang dilaporkan menembaki penduduk, melempari rumah-rumah dengan batu, dan membakar sedikitnya satu rumah dan beberapa kendaraan.


Para saksi juga mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel memberikan perlindungan kepada para pemukim ilegal dan mencegah kendaraan pertahanan sipil Palestina memasuki kota tersebut.

"Lebih dari 100 pemukim menyerbu kota Jit. Mereka membakar empat rumah dan enam kendaraan milik warga Palestina, sambil melemparkan batu dan bom molotov ke arah penduduk dan properti mereka," ungkap laporan tersebut.

Meski telah berbuat onar, pemukim Israel tidak ada yang ditangkap, sementara beberapa warga Palestina menderita akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh tentara pendudukan Israel (IOF).

Satu orang warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dalam serangan tersebut.

Ibrahim Sadah, seorang warga Jit, mengatakan bahwa orang yang terbunuh merupakan anggota keluarganya. 

"Mereka menembakkan peluru tajam. Semoga ia beristirahat dengan tenang, ia datang untuk membantu kami seperti pemuda lainnya," ujarnya. 

Warga lainnya, Rabah Sbu Hasan melihat pemukim Israel membakar mobil, kemudian anaknya datang untuk menyelamatkan dirinya. 

"Kami berada di rumah kami, dan kami dikejutkan oleh lebih dari 90 orang, anak-anak saya dan saya berada di samping mobil," kata dia.

Selama beberapa tahun terakhir, militer Israel telah melakukan penyerangan rutin di Tepi Barat, yang telah meningkat sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober tahun lalu.

Menurut Kementerian Kesehatan, sedikitnya 632 warga Palestina telah tewas dan hampir 5.400 lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel di wilayah yang diduduki.

Fatwa Mahkamah Internasional (ICJ) pada 19 Juli lalu menyatakan bahwa pendudukan Israel selama puluhan tahun atas tanah Palestina adalah ilegal.

ICJ mendesak Israel untuk mengevakusi semua permukiman yang ada di Tepi Barat dan Yerusalem Timur serta menuntut pembayaran ganti rugi kepada warga Palestina.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya