Berita

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato selama Pertemuan Luar Biasa tentang Palestina di Majelis Nasional Agung Turki di Ankara, Turki pada Rabu, 15 Agustus 2024/AA

Dunia

10 Bulan Perang, Presiden Palestina Baru Punya Niat Kunjungi Gaza

JUMAT, 16 AGUSTUS 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di hadapan parlemen Turki, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan keinginannya untuk mengunjungi Gaza dan melakukan protes terhadap Israel di sana.

Abbas yang baru bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan itu mengatakan bahwa dirinya dan Otoritas Palestina (PA) akan mengusahakan segala upaya untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama sepuluh bulan di Jalur Gaza.

"Saya telah memutuskan untuk menuju Jalur Gaza bersama anggota Otoritas Palestina (PA). Saya akan mengerahkan segala upaya agar kita semua dapat bersama rakyat kita untuk menghentikan agresi biadab ini bahkan jika itu mengorbankan nyawa kita,” tegasnya, seperti dimuat Anadolu Ajansi pada Jumat (16/8).


Selain kunjungan ke Gaza, Presiden Palestina itu juga mengungkap rencananya untuk pergi Yerusalem, tetapi tidak menyebutkan kapan waktunya.

Abbas mengepalai PA, yang menjalankan pemerintahan administratif Palestina terbatas di beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki Israel.

Ia menerima tepuk tangan meriah sebelum dan sesudah pidatonya, yang juga disela berulang kali oleh tepuk tangan.

Undangan Turki kepada Abbas datang setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato di hadapan Kongres AS pada bulan Juli lalu.

Serangan Israel terhadap Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 40.000 orang telah berlangsung sejak Oktober tahun lalu.

Turki telah mengecam kampanye pengeboman tersebut dan menghentikan semua perdagangan dengan Israel.

Negara tersebut juga mengajukan permintaan untuk bergabung dengan kasus Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ) yang menuduh Israel melakukan genosida.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya