Berita

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo/Ist

Bisnis

PLN Gandeng Perusahaan Arab Saudi Garap PLTS Terapung Saguling

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 19:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerja sama diteken PT PLN (Persero) bersama perusahaan energi Arab Saudi, ACWA Power dalam rangka mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Saguling, Jawa Barat.

Direktur Utama PLN, Darmawan berujar, kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam mendukung peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan.

"Kebijakan transisi energi ke energi terbarukan sedang berjalan dan akan diumumkan pada COP29 di Azerbaijan dengan 75 persen kapasitas tambahan dari energi terbarukan," kata Darmawan dalam keterangannya, Kamis (15/8).


Darmawan berujar, kebutuhan investasi yang besar tidak akan dilakukan PLN sendirian. Apalagi, hal ini menjadi tantangan global yang memerlukan solusi dan kolaborasi global. 

Penandatanganan kerja sama ini juga menjadi bukti bahwa komunitas global yang sebelumnya terfragmentasi kini menjadi bersatu.

"Kami ingin memastikan bahwa generasi mendatang memiliki masa depan yang lebih baik dibanding generasi kita. Semuanya itu dimulai melalui kolaborasi yang luar biasa ini," tuturnya.

Nantinya, PLTS Terapung Saguling berkapasitas 92 Mega Watt peak (MWp) berpotensi menurunkan emisi karbon sebesar 120 ribu ton per tahun. PLN Indonesia Power, Subholding PT PLN (Persero) akan menguasai saham senilai 51 persen dan sisanya akan dimiliki oleh ACWA Power.

"Kami sangat mengapresiasi ACWA Power atas penandatanganan ini. Ini hanya permulaan dan merupakan simbol pembuka peluang kerja sama yang jauh lebih besar antara Arab Saudi dan Indonesia," lanjut Darmawan.

Sementara itu, Chief Executive Office ACWA Power, Marco Arcelli memandang Indonesia sebagai negara dengan potensi energi hijau melimpah. ACWA Power pun siap bekerja sama dengan PLN untuk mengembangkan energi hijau di Indonesia.

"Bentang laut Indonesia yang luas dan cahaya matahari yang melimpah menghadirkan potensi besar bagi proyek ini. Kami berharap dapat bekerja sama dengan mitra kami, PLN, untuk berkontribusi pada visi negara dalam meningkatkan kapasitas energi terbarukan," jelas Marco.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya