Berita

Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay/Ist

Politik

Fraksi PAN Desak Jokowi Panggil Kepala BPIP

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 13:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PAN DPR mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera memanggil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, terkait polemik larangan penggunaan jilbab bagi anggota Paskibraka Putri.

Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay (SPD), menilai Presiden perlu meminta penjelasan langsung dari BPIP. 

Hal itu mengingat polemik ini telah menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan orang tua dan berbagai elemen masyarakat. 


“Presiden sangat perlu meminta penjelasan langsung dari BPIP,” tegas Saleh dalam keterangan resminya yang diterima redaksi, Kamis (15/8).

Terlebih, Saleh mengaku tak habis pikir dengan penjelasan Kepala BPIP Yudian Wahyudi hingga membuat regulasi pelarangan penggunaan jilbab tersebut. 

“Pak Yudian ini suka bertindak kontroversial. Tidak jelas apa gunanya membuat aturan melepas jilbab pada saat pengukuhan dan pengibaran bendera. Apa kalau tidak memakai jilbab di kedua momentum itu akan lebih nasionalis?" tegas Saleh. 

Menurut dia, alasan yang disampaikan oleh Yudian bahwa Paskibraka adalah simbol keberagaman dinilai tidak masuk akal. Sebaliknya, aturan tersebut justru memaksakan keseragaman yang kontroversial karena menyangkut penggunaan jilbab. 

"Untuk sebagian orang, soal jilbab bukanlah hanya soal fashion. Tetapi ini lebih pada soal keyakinan dan iman. Kalau soal warna, itu boleh diseragamkan. Tetapi kalau isi hati dan jiwa, tentu akan sulit," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Meskipun ada kemungkinan bahwa anggota Paskibraka Putri akan diperbolehkan kembali mengenakan jilbab saat upacara, Saleh menegaskan bahwa Kepala BPIP tetap harus dimintai pertanggungjawaban. 

“Kalangan ulama dan santri sudah banyak yang menyampaikan protes dan keberatan. Harus dipastikan, tindakan-tindakan seperti ini tidak terjadi lagi ke depan," tegasnya.

Lebih jauh, Ketua DPP PAN ini juga mengingatkan bahwa Indonesia harus menghormati dan bangga pada anggota Paskibraka Putri yang berprestasi, termasuk mereka yang berjilbab. 

“Mereka justru menunjukkan bahwa dengan berjilbab mereka tetap bisa berbakti," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya