Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Diprediksi Ambil Kendali Golkar untuk Lawan PDIP

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 12:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kendali Partai Golongan Karya (Golkar) diprediksi akan diambil alih Presiden Joko Widodo, untuk melawan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sudah berseberangan secara politik.

Pengamat politik Yusak Farchan mengamati, Golkar sebagai salah satu partai politik tertua di Indonesia telah mengalami penyerobotan kepemimpinan karena Airlangga Hartarto secara tiba-tiba mundur dari jabatan ketua umum Golkar.

"Mundurnya Airlangga berpotensi mempengaruhi arah dukungan Golkar di Pilkada Serentak 2024," ujar Yusak kepada RMOL, Kamis (15/8).


Direktur Eksekutif Citra Institute itu meyakini, pergantian ketua umum Golkar yang akan berlangsung sebelum pendaftaran calon kepala daerah 2024 pada 27 Agustus nanti, kemungkinan didesain untuk memuluskan kepentingan Jokowi di Pilkada Serentak 2024.

Dia menduga, musyawarah nasional (Munas) Golkar yang dilaksanakan 20 Agustus 2024 nanti potensi memilih kader yang bisa dikendalikan Jokowi.

Menurutnya, hal itu dilakukan guna menghapus pengaruh PDIP terhadap Jokowi yang sudah 2 periode atau 10 tahun dibekingi, namun selama 5 tahun ke depan parpol berlogo banteng moncong putih itu tak lagi bisa membekinginya karena tidak memenangkan Pilpres 2024.

"Jika faksi Jokowi yang menang, tentu kepentingan utama Jokowi adalah bagaimana menumbangkan calon-calon yang diusung PDIP. Pertarungan Jokowi-PDIP berpotensi masih berlanjut di pilkada," demikian Yusak menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya