Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Batal Hari Ini, Hasto Kristiyanto Akan Diperiksa Selasa Pekan Depan

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 11:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Batal diperiksa karena datang tidak sesuai agenda pemanggilan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto akan dijadwalkan ulang pemeriksaan pada Selasa pekan depan (20/8).

Pantauan RMOL, Hasto Kristiyanto tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya pada pukul 10.05 WIB, Hasto kemudian menuju ruang pemeriksaan di lantai 2 untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).


Akan tetapi, baru beberapa menit, yakni pada pukul 10.18 WIB, Hasto kemudian keluar dari ruang pemeriksaan.

"Tadi disepakati untuk dijadwalkan ulang pada tanggal 20 Agustus hari Selasa jam 10 pagi. Sehingga nanti saya akan datang untuk memberikan keterangan yang diperlukan dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya," kata Hasto kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis siang (15/8).

Hasto mengatakan bahwa, KPK pada hari ini sibuk. Sehingga dirinya tidak jadi diperiksa tim penyidik. Mengingat, Hasto sebenarnya diagendakan diperiksa pada Jumat besok (16/8).

Namun pada Jumat besok (16/8) kata Hasto, terdapat beberapa agenda yang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Seperti Pidato Kenegaraan Presiden, dan diskusi bedah buku.

"Sehingga hari Senin kemarin saya berkirim surat, untuk memohon agar bisa dijadwalkan pada hari ini. Dimajukan satu hari," terang Hasto.

Hasto sebelumnya mangkir saat dipanggil sebagai saksi kasus korupsi di DJKA pada Jumat lalu (19/7).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya