Berita

Anggota KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu, Mario Restu Prayogi/Dok DKPP

Politik

Dugaan Pemalsuan Dokumen, Anggota KPU OKU Diperiksa DKPP

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 05:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) dengan perkara Nomor 142-PKE-DKPP/VII/2024 di Kantor KPU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (13/8). 

Sidang ini menyoroti aduan dari Josi Robet terkait Anggota KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu (KPU OKU), Mario Restu Prayogi. 

Josi mengklaim terdapat keganjilan dalam dokumen kependudukan yang diserahkan Mario saat proses seleksi Anggota KPU OKU tahun 2023. 


Menurut Josi, terdapat ketidaksesuaian nama orang tua Mario dalam dokumen Kartu Keluarga dan ijazah pendidikan. Nama orang tua di Kartu Keluarga tercatat sebagai Paizon, sedangkan di ijazah tercatat sebagai Faizon Efendi. 

Selain itu, Josi mengungkapkan bahwa Mario mengajukan gugatan permohonan perubahan tanggal lahir di Pengadilan Negeri (PN) Baturaja pada Maret 2022, dari 28 Maret 1994 menjadi 28 Maret 1993, yang diduga dilakukan agar Mario dapat memenuhi syarat sebagai calon Anggota KPU OKU.

Mario tegas membantah tuduhan tersebut. Dia menyatakan bahwa permohonan perubahan tanggal lahir dilakukan sebelum informasi mengenai seleksi Anggota KPU OKU. 

Mario menjelaskan, penetapan PN Baturaja dikeluarkan pada 4 April 2022, sementara seleksi Anggota KPU OKU baru dibuka pada 5 Oktober 2023. Mario juga menegaskan bahwa semua dokumen yang digunakan asli dan tidak dimanipulasi atau dipalsukan.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Muhammad Tio Aliansyah dengan anggota majelis dari Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sumsel, yaitu H. Ong Berlian (unsur Masyarakat), H. Nurul Mubarok (unsur KPU), dan Ahmad Naafi (unsur Bawaslu).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya