Berita

Yoyok Sukawi usai menghadiri Pelantikan Anggota DPRD Kota Semarang periode 2024-2029 di Gedung DPRD Kota Semarang, Rabu (14/8)/Istimewa

Politik

Pilkada Kota Semarang 2024

Nasdem Mendadak Batal Dukung Yoyok Sukawi, Ada Apa?

KAMIS, 15 AGUSTUS 2024 | 04:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Entah ada kepentingan apa, secara tiba-tiba Koalisi Semarang Maju (KSM) yang mengusung Yoyok Sukawi untuk maju dalam Pemilihan Walikota Semarang berkurang satu, setelah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dikabarkan menarik diri dari koalisi.

Dengan mundurnya Nasdem, koalisi ini kini tersisa 5 partai politik, yaitu Demokrat, PKS, PKB, PAN, dan PPP.

Kabar yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, Nasdem kini condong mendukung Dico M Ganinduto, calon Walikota Semarang yang diusung oleh Koalisi Golkar dan PSI. 


Ketua DPD Partai Nasdem Kota Semarang, Setyo Budi, membenarkan bahwa partainya sudah keluar dari KSM dan kini tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan koalisi Golkar-PSI.

"Ini masih dalam proses," kata Budi dalam pesan singkatnya kepada RMOLJateng, Rabu (14/8).

Budi menambahkan, komunikasi dengan Partai Golkar dan PSI sudah berjalan. Dan dalam waktu dekat Nasdem akan mengumumkan calon walikota yang akan diusung pada Pilwakot Semarang 2024.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang, Erry Sadewo, menyambut baik kemungkinan bergabungnya Nasdem ke dalam koalisinya. Dia menilai hubungan antara Golkar dan Nasdem cukup dekat.

"Semoga Nasdem bersedia bergabung, karena Nasdem juga berasal dari Golkar, dulu Pak Surya Paloh (Ketua Umum Nasdem) kan orang Golkar juga," ujar Erry saat ditemui di kompleks Gedung DPRD Kota Semarang, Rabu (14/8).

Erry juga mengungkapkan bahwa komunikasi antara Nasdem dan Golkar terus berjalan, bahkan Dico Ganinduto dikabarkan telah bertemu dengan pengurus Nasdem di tingkat pusat dan daerah. 

"Kami tinggal menunggu pengumuman resmi, dan akan sangat berterima kasih jika Nasdem bisa bergabung," imbuh anggota DPRD Kota Semarang tersebut.

Sementara itu, Yoyok Sukawi, bakal calon Walikota Semarang dari Koalisi Semarang Maju, menyatakan tidak mempermasalahkan kalau Nasdem menarik dukungannya. Dia menghormati keputusan politik yang diambil oleh setiap partai.

"Tidak masalah, itu hak politik semua partai. Yang penting, koalisi kita masih solid. Kalau ada yang ingin memilih jalan lain, kita hargai," ujar Yoyok usai menghadiri Pelantikan Anggota DPRD Kota Semarang periode 2024-2029 di Gedung DPRD Kota Semarang, Rabu (14/8).

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya