Berita

Shohibul Ansor Siregar/RMOL

Politik

Jokowi Sasar Golkar Demi Kebutuhan Keamanan Politik yang Kritis

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 21:06 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Partai Golkar menjadi sasaran penguasaan Joko Widodo karena dirinya saat ini sedang menghadapi beberapa kebutuhan keamanan politik yang kritis. Kebutuhan politik tersebut diantaranya kebutuhan untuk mencegah dirinya, keluarga dan warisan dari persoalan hukum yang potensial terjadi setelah lengser dari kursi Presiden.

“Setelah peralihan kekuasaan di Indonesia, Joko Widodo menghadapi beberapa kebutuhan keamanan politik yang kritis,” kata pengamat politik Shohibul Ansor Siregar, Rabu (14/8).

Sohibul mengatakan, Partai Golkar menjadi sasaran yang tepat karena beberapa faktor. Sebab, pada partai berlambang beringin itu terdapat beberapa sosok sentral yang dinilai akan sangat loyal.


“Disana ada anak main yang loyal Luhut Binsar Panjaitan dan Bahlil Lahadalia. Kedua, Golkar itu besar, dan ketiga Golkar mudah difeeding dengan manuver serupa,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya