Berita

Ketua DPW PAN Jakarta, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Rabu (14/8)/RMOL

Politik

Arus Bawah Ingin Zulhas Lanjut Pimpin PAN Hingga 2029

RABU, 14 AGUSTUS 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Arus bawah disebut masih menginginkan Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai Ketua Umum (Ketum) untuk periode 2024-2029.

Ketua DPW PAN Jakarta, Eko Hendro Purnomo mengatakan, pada Kongres ke-6 PAN yang akan berlangsung pada 23-24 Agustus 2024 di Jakarta akan dilaksanakan pemilihan Ketum PAN.

"Kalau aspirasi dari daerah, dari ranting segala macam, tetap Pak Zulkifli Hasan, tetap itu menginginkan Pak Zulkifli Hasan. Tapi kan tergantung beliau juga nanti memutuskannya seperti apa, menerima atau tidak mandat tersebut," kata Eko Patrio akrab disapa kepada wartawan di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).


Eko menjelaskan, acara Kongres ke-6 PAN yang dilaksanakan di Hotel Kempinski Jakarta akan dilakukan pertemuan antar DPW seluruh Indonesia.

"Peserta kurang lebih yang diundang itu 2 ribu lebih. Tapi biasanya kalau Kongres itu dari berbagai macam ragam juga pasti hadir gitu ya," terang Eko.

Saat ditegaskan apakah Zulhas merupakan calon tunggal Ketum PAN periode 2024-2029 Eko meminta masyarakat untuk menunggu pada saat berlangsungnya acara Kongres.

"Ya nanti kita lihat tanggal 23 seperti apa gitu. Tapi aspirasi dari bawah semuanya menginginkan Bapak Zulkifli Hasan. Belum ada (calon lain), sampai sekarang belum ada. Masih beliau (Zulhas)" pungkas Eko.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya