Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di IKN, Kalimantan Timur/Repro

Politik

Reshuffle Kabinet Diduga Bagian Agenda Terselubung Jokowi

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 20:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wacana kocok ulang atau reshuffle kabinet Indonesia Maju dimaknai sebagai agenda terselubung Presiden Joko Widodo menitipkan orang kepercayaan di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana memaknai, wacana reshuffle kabinet ini sebagai kabinet transisi sebelum pemerintahan Prabowo efektif.
 
"Jokowi seperti ingin menunjukkan tetap berpengaruh pada pemerintahan Prabowo. Barangkali dia ingin meyakinkan orang-orangnya yang masuk list reshuffle ini, bahwa mereka akan terpakai hingga kabinet Prabowo nanti," kata Gde kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/8).


Di sisi lain, wacana reshuffle ini tidak lazim dilakukan di sisa akhir kepemimpinan Presiden Joko Widodo. 

"Reshuffle kabinet hak prerogatif presiden, hanya saja tidak lazim mengingat (jabatan Presiden Jokowi) tersisa kurang dari 3 bulan," tutup Gde.

Kabar reshuffle berhembus pada menteri kabinet pekan ini. Beredar kabar, menteri dari unsur Nasdem dan PDIP akan dikeluarkan dari kabinet. Mereka adalah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Sementara itu, Presiden Jokowi tidak menjawab gamblang soal wacana perombakan kabinet.

"Ya kalau diperlukan (reshuffle). Saya kan sudah ngomong dari dulu, kalau diperlukan, saya masih punya hak prerogatif itu," kata Presiden Jokowi di IKN, Kalimantan Timur.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya