Berita

Ketua Gerindra Lampung Tengah, Ikhwan Fadil Ibrahim/RMOLLampung

Politik

Gerindra Lamteng Tegaskan Belum Ada Surat Rekomendasi untuk Musa Ahmad

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 05:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Partai Gerindra Lampung Tengah Ikhwan Fadil Ibrahim mengaku kaget mendengar kabar beredarnya Surat Rekomendasi untuk Musa Ahmad dari partainya.

Surat bernomor 06.0967/Rekom/DPP-GERINDRA/2024 itu yang ditandatangani Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani pada 29 Juni 2024.

"Saya juga bingung kok Surat Rekomendasi sudah tersebar. Karena saya Ketua DPC Gerindra sendiri belum tahu, biasanya kalau rekomendasi turun kami langsung deklarasi, apalagi di surat itu tanggalnya 29 Juni 2024, enggak mungkin Gerindra menggantung begitu lama," jelas Fadil, dikutip RMOLLampung, Senin (12/8).


Fadil menegaskan, sampai sekarang belum ada deklarasi menyatakan mendukung Musa Ahmad. Sehingga dia menyayangkan sudah beredarnya Surat Rekomendasi tersebut.

"Saya rasa kurang bagus juga Surat Rekomendasi belum turun dari pusat tapi sudah tersebar ke mana-mana. Seharusnya boleh beredar kalau sudah resmi, ini jadi contoh negatif untuk kepemimpinan di Lampung Tengah," sambungnya.

Fadil tak menampik jika kemungkinan besar Surat Rekomendasi Gerindra akan jatuh ke Musa Ahmad. Tetapi dia menegaskan Surat Rekomendasi belum keluar. Dia juga mengatakan, sejauh ini komunikasi dengan Musa Ahmad terjalin dengan baik, begitu juga dengan Ardito Wijaya.

"Awalnya kami mengusulkan dua nama, Musa Ahmad dan Ardito. Keduanya berkomunikasi dengan intensif, apalagi Musa Ahmad dari Golkar masuk ke Koalisi Indonesia Maju (KIM)," sambung Ketua Komisi III DPRD Lampung ini.

Sementara itu, lanjut Fadil, komunikasi dengan Ardito yang merupakan Ketua PKB Lampung Tengah juga baik. Apalagi Ardito sering kali hadir dalam sejumlah agenda Gerindra Lampung.

"Semua komunikasi baik. Saya harapkan Pilkada Lampung Tengah ini bisa berjalan kondusif, soal menang kalah itu sudah garisan Tuhan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya