Berita

Politikus Gerindra, Mulyadi, menolak Rudy Susmanto diduetkan dengan Elly Yasin/Istimewa

Politik

Pilkada Kabupaten Bogor 2024

Duet Rudy Susmanto-Elly Yasin Ditolak Orang Dekat Prabowo

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 01:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra yang juga salah satu orang dekat Prabowo Subianto, H Mulyadi, secara tegas menyatakan tidak setuju jika bakal calon bupati dari Partai Gerindra, Rudy Susmanto, berpasangan dengan politikus PPP, Elly Yasin, pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor 2024.

Alasan ketidaksetujuan Mulyadi adalah karena bakal calon yang akan mendampingi Rudy merupakan keluarga dari barisan orang-orang yang tidak amanah, yang pernah mengecewakan warga Kabupaten Bogor atas dugaan korupsi saat berkuasa di Bumi Tegar Beriman, julukan Kabupaten Bogor.

"Betul saya tidak setuju, bahkan saya sudah komunikasi dengan Pak Prabowo, Pak Dasco (Ketua Harian DPP Gerindra), Pak Ahmad Muzani (Sekjen Gerindra), dan Pak Prasetyo Hadi (Ketua OKK) melalui WhatsApp, untuk mempertimbangkan agar Rudy Susmanto tidak berpasangan dengan Elly Yasin di Pilbup Bogor," kata Mulyadi, diwartakan RMOLJabar, Senin (12/8).


Anggota DPR RI dari dapil Kabupaten Bogor ini pun menyampaikan, sebagai putra daerah dia ingin memperjuangkan partai sekecil apapun di Kabupaten Bogor. 

Lanjut Mulyadi, memilih pemimpin Kabupaten Bogor itu kontestasi yang bukan hanya spiritual lima tahunan, tetapi dia sebagai warga Bogor juga harus memiliki tanggung jawab yang bukan saja untuk hari ini tetapi untuk masa depan. 

"Maka saya kira pemimpin itu harus melihat track record-nya, yang mana track record itu berpengaruh dari hasil lingkungan mereka sendiri," ucapnya. 

Walau begitu, dirinya sangat menghormati Elly Yasin karena sama-sama sebagai anggota DPR RI. Hanya saja, lanjut Mulyadi, yang menjadi permasalahan itu Elly Yasin merupakan istri dari mantan bupati yang dua kali menjalani 2 vonis.

Kemudian adiknya juga mendapat kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Bogor pada Pilkada 2018 lalu, yang mana kala itu berkoalisi dengan Gerindra, tetapi di pertengahan kepemimpinannya tidak menjalankan amanah dengan baik. 

"Yang menjadi kekhawatiran saya itu adalah saya yakin ibu Elly Yasin merupakan wanita sholehah yang pasti akan taat kepada suaminya. Jadi itu gambaran sederhananya seperti itu," terangnya. 

"Dan saya sebagai kader partai, sebagai putra daerah, dan juga sebagai anggota DPR RI dari Kabupaten Bogor mencoba untuk mencegah itu. Jangan sampai rezim-rezim ini menguasai Bogor dan akhirnya kita kehilangan waktu lagi," sambung Mulyadi. 

Bukan itu saja, Mulyadi juga mengaku, dirinya mendapat aspirasi dari para pengurus partai di tingkat desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor untuk meminta tolong kepadanya bergerak dan mencegah Elly Yasin sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Rudy Susmanto. 

"Saya berharap kepada setiap stakeholder di Kabupaten Bogor bahwa memilih pemimpin itu bukan masalah elektabilitas, tapi saya selalu menyebutnya 5 C. Yaitu Character (karakter) akhlaknya, kemudian Competence-nya (kompetensi) atau kemampuannya sudah teruji atau belum, yang ketiga Clean artinya rekam jejaknya harus benar benar atensi, berikutnya Clear artinya ketika mendapat amanah benar-benar mampu, dan terakhir Chemistry," tandasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya