Berita

Ketua DPC PKB Kota Probolinggo, Abdul Mujib/RMOLJatim

Politik

Pilkada Kota Probolinggo 2024

PKB Tolak Rekomendasi Bakal Calon Wakil Walikota dari PDIP

SELASA, 13 AGUSTUS 2024 | 01:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Surat Rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP PDIP untuk bakal calon Wakil Walikota Probolinggo, Sri Setyo Pertiwi, ditolak oleh DPC PKB Kota Probolinggo.

Sri Setyo Pertiwi (Ning Tiwi) mendapat Rekomendasi dari PDIP sebagai bakal calon Wakil Walikota di Pilkada 2024 pada 26 juli 2024, mendampingi Habib Hadi Zainal Abidin dari PKB.

Namun Surat Rekomendasi tersebut ditolak oleh DPC PKB Kota Probolinggo dengan berbagai pertimbangan.


Ketua DPC PKB Kota Probolinggo, Abdul Mujib mengatakan, pihaknya berencana mengirim surat pada DPC PDIP terkait kurang setujunya rekomendasi dari DPP PDIP menunjuk Ning Tiwi sebagai bacalon Wakil Walikota dari Habib Hadi Zainal Abidin.

“Ya ini kami meneropong kekurangkompakan dari internal PDIP sendiri, InsyaAllah dalam waktu dekat ini kami akan mengembalikan pada PDIP, sehingga untuk selanjutnya kami kembalikan ke PDIP keputusannya seperti apa, apakah ada opsi lain, kami tetap menerima,” jelas mujib, dikutip RMOLJatim, Senin (12/8).

Mujib menambahkan, pihaknya sudah mentok dengan keputusan terkait penolakan secara halus terhadap rekomendasi untuk Ning Tiwi, dengan berbagai pertimbangan yang salah satunya dari internal PDIP sendiri. Di mana sempat beredar video kurang sepakatnya ranting dan PAC PDIP di Kota Probolinggo terkait Rekomendasi tersebut.

“Ya karena memang munculnya Rekomendasi itu, awalnya kita tahu sendiri kan, terkait video yang sempat beredar dengan segala macamnya, itu menurut kami sudah sangat aktual, sehingga itu menjadi pertimbangan kami di internal PKB,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya