Berita

Muktamar Misbakhun. /Rep

Politik

Seleksi Calon Anggota BPK, Misbakhun Tawarkan Pemeriksaan Tematik untuk Asta Cita Prabowo-Gibran

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 20:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memerlukan perhatian dan dorongan dalam hal pemeriksaan atas penggunaan uang negara. 

Menurut dia, hal itu diperlukan agar hasil pemeriksaan BPK berdampak bagi upaya mencapai tujuan negara.

Misbakhun memaparkan pemikirannya tersebut ketika menyampaikan kesimpulan dan rekomendasi pada saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau _fit and proper test_ calon anggota BPK RI di Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Komplek Parlemen Senayan, Senin (12/8).


“Saya mau menyampaikan soal kesimpulan dan rekomendasi, BPK RI memerlukan perhatian dan dorongan agar pemeriksaan dan rekomendasinya punya dampak sesuai tujuan bernegara,” ujar Misbakhun di hadapan para senator.

Saat sesi pemaparan, legislator Partai Golkar yang kembali terpilih menjadi anggota DPR untuk periode 2024-2029 itu juga menyinggung soal Asta Cita atau visi dan misi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada pemerintahan mendatang. 

Misbakhun merasa perlu menyinggung soal itu karena jika kelak terpilih menjadi anggota BPK, masa tugasnya beririsan dengan periode pemerintahan Prabowo-Gibran.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu pun menguraikan delapan program Prabowo-Gibran dalam Asta Cita, antara lain, penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, hak asasi manusia (HAM), kesetaraan gender, pembangunan dari desa, peningkatan UMKM, mendorong daya beli, perwujudan swasembada pangan, ekonomi kreatif, ekonomi biru, pembangunan sumber daya manusia (SDM), mendorong sains,ekonomi hijau, ekonomi biru, hingga hilirisasi.

Menurut Misbakhun, sudah selayaknya pemeriksaan BPK juga sejalan dengan program yang dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran. Oleh karena itu, peraih gelar doktor ilmu ekonomi dari Universitas Trisakti tersebut menawarkan idenya tentang pemeriksaan yang bersifat tematik.

Selain itu, Misbakhun juga memaparkan tentang pemeriksaan dengan tujuan tertentu (DTT) untuk mengiringi pemeriksaan tematik. Menurut dia, hasil pemeriksaan DTT itu bersifat strategis, responsif, dan  tanggap akan keadaan yang bakal terjadi.

“Pemeriksaan tematiknya akan berupa rekomendasi pembangunan nasional. Kemudian hasil pemeriksaannya itu berupa strategi, komprehensif, antisipatif, dan responsif,” katanya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya