Berita

Ketua DPW PKS Jakarta, Khoirudin/RMOL

Politik

Anies Ridho dengan Apapun Keputusan PKS

SENIN, 12 AGUSTUS 2024 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jakarta, Khoirudin, memberikan klarifikasi soal respons Anies Baswedan yang mengaku tidak tahu menahu soal tenggat waktu koalisi Pilkada Jakarta.

Menurut Khoirudin, klarifikasi ini penting disampaikan kepada publik agar tidak salah persepsi menanggapi Voice Note (VN) Anies yang beredar luas di banyak grup WhatsApp. 

VN Anies tersebut berkaitan dengan dinamika Pilgub Jakarta 2024, khususnya terkait pencalonan Anies-Sohibul Iman (Aman) hingga deadline pembentukan koalisi di tanggal 4 Agustus 2024.


"Kami tidak berharap adanya saling berbantahan tapi juga agar warga yang terlanjur mendapatkan sebaran voice note dari Pak Anies mendapatkan informasi yang seimbang dan yang sebenarnya," kata Khoirudin lewat keterangan yang diterima RMOL, Senin (12/8).

Khoirudin sepakat dengan pernyataan Anies bahwa perjuangan mewujudkan Jakarta maju kotanya, bahagia warganya masih panjang. Apalagi dengan posisi Jakarta sekarang yang sudah melepas status IKN dan menjadi DKJ.

"Mari menguatkan ukhuwah, menjauhkan fitnah dan menghidupkan demokrasi dengan saling menghormati," ajak Khoirudin.

Terkait langkah PKS ke depan apakah akan tetap mengusung Anies di Pilkada Jakarta atau justru beralih dukungan dan bergabung dengan koalisi lain, Khoirudin menyerahkan keputusan tersebut kepada Dewan Pimpinan Tingkat Pusat.

"Kemarin saat pertemuan di acara walimahan Pak Suhaimi, Anggota DPRD dari PKS, Pak Anies malah menyampaikan langsung ke saya bahwa Pak Anies ridho menerima keputusan PKS, karena keputusan PKS memang hanya untuk kemaslahatan di Jakarta dan warganya," pungkas Khoirudin.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya