Berita

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak/Ist

Nusantara

Pengangkatan Guru Honorer Jadi KKI Jangan Lagi Dites

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 11:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seluruh guru honorer yang terdata bisa diangkat menjadi guru berstatus kontrak kerja individu (KKI) tanpa tes.

Usulan itu pantas didapatkan sebagai apresiasi bagi para guru honorer yang telah lama mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Saya berharap guru-guru honorer ini jangan lagi dites. Rasionalisasinya begini, mereka kan sudah ngajar lima tahun atau 10 tahun, ngapain lagi tes,” kata Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak dikutip Minggu (11/8).


Apalagi guru honorer ini telah membantu mengisi kekosongan pengajar saat banyak guru memasuki masa pensiun, tetapi tidak segera diisi oleh Dinas Pendidikan.

“Terkecuali di sana kita hanya terima 1.500 guru kuotanya, tapi yang daftar 5.000. Itu perlu kita tes. Supaya ada alat ukurnya,” kata Jhonny.

Dia memastikan, Komisi E akan kembali mengingatkan hal ini kepada Dinas Pendidikan saat rapat Badan Anggaran (Banggar) yang rencananya digelar Senin (12/8).

“Jadi menurut saya, ini perlu disampaikan ke Pak Sekda. Kami nanti akan perjuangkan itu lagi di Badan Anggaran. Kalau bisa kita selesaikan ini guru honorer ini,” kata Jhonny.

Saat ini, Pemprov telah menambah kuota pendaftaran KKI yang sebelumnya 1.700 menjadi 2.650 orang di tahun 2024. 

Berdasarkan informasi Dinas Pendidikan DKI Jakarta, total jumlah guru honorer di Jakarta ada 4.127 pengajar. 

Ternyata angka itu adalah campuran guru honorer dan tenaga pendidik seperti administrasi, petugas keamanan dan kebersihan. Setelah dicek lagi, jumlah guru honorer hanya ada sekitar 2.650.




Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya