Berita

Wakil Bendahara Umum DPP Partai Nasdem yang juga calon wakil gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi/Ist

Politik

Fatmawati Luruskan Kabar Pasangan "Andalan Hati" Borong Parpol di Pilkada Sulsel

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak benar pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi bakal memborong dukungan partai politik demi maju di Pilkada Sulawesi Selatan 2024.

Bantahan itu disampaikan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Nasdem yang juga calon wakil gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi.

Kata dia, pada prinsipnya adalah partai politik yang inisiatif memberikan rekomendasi kepada paslon Andi-Fatmawati dengan jargon “Andalan Hati”.


“Jadi, rekomendasi partai yang secara resmi mendukung kami ‘Andalan Hati’, hari ini sudah mencukupi,” jelas Fatma kepada wartawan, Sabtu (10/8). 

Lebih lanjut mantan Wakil Walikota Makassar itu menjelaskan, adapun partai politik yang tidak mengeluarkan rekomendasi untuk paslon "Andalan Hati", tentunya sudah menjalin komunikasi intens dengan bakal calon gubernur lain.

Menurutnya, jangan karena beberapa partai politik besar khususnya Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah bergabung dengan “Andalan Hati” lantas dibangun narasi mau borong partai mengarah ke kontestasi lawan kotak kosong.

“Untuk kotak kosong tidak ada dalam skenario ASS- Fatma, kami mengalir saja mengikuti realitas politik yang terjadi,” tegasnya.

Adapun Andi Sudirman Sulaiman- Fatmawati Rusdi telah mendapatkan dukungan 56 kursi dari 7 partai politik pemilik kursi di DPRD Provinsi.

Tujuh partai tersebut, yakni, NasDem (17 kursi), Golkar (14 kursi), Gerindra (13 kursi), Demokrat (7 kursi), PAN (4 kursi) Hanura (1 kursi) dan PSI (tanpa kursi). Sementara PKS (7 kursi) di sebut sebut akan menyusul.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya