Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu/RMOL

Politik

Majelis Syuro Amanatkan PKS Kembalikan Hubungan Baik dengan Prabowo

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Musyawarah Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke-11 telah mengeluarkan titah kepada jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP). Di mana bunyinya ingin mengembalikan hubungan baik yang terjalin sebelumnya dengan Ketua Umum Partai Gerindra yang menjadi Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto. 

Hal itu disampaikan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, dalam jumpa pers di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Majelis Syuro PKS, di Kantor DPTP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8). 

"Pimpinan PKS telah berkomunikasi dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia terpilih pada Pilpres 2024," ujar Syaikhu. 


Syaikhu mengungkapkan, sebelum pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) 2024 yang dilaksanakan serentak kemarin, PKS telah menjalin hubungan baik dengan Prabowo dan juga partai yang didirikan mantan Danjen Kopassus itu. 

"Tentu saja kita juga memahami bahwa hubungan PKS dengan Pak Prabowo Subianto ini sudah terjalin sejak Pemilu Presiden 2019 dan pemilu sebelumnya tahun 2014," sambungnya menegaskan. 

Mengingat hal tersebut, Syaikhu menyatakan akan menjalankan amanat dari Musyawarah Majelis Syuro PKS. Karena menurutnya, pokok-pokok pikiran mereka merupakan representasi dari keinginan masyarakat pendukungnya. 

"Oleh karena itu, Musyawarah Majelis Syuro yang ke-11 ini mengamanatkan kepada DPP PKS untuk melanjutkan komunikasi yang telah berlangsung baik untuk membangun Indonesia yang lebih baik," demikian Syaikhu menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya