Berita

Goto/Net

Bisnis

Saham Pendiri Tokopedia di GOTO Berkurang, Jadi Segini

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya, telah melepaskan sahamnya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Mengutip Investor, kepemilikan William atas saham seri A GOTO terpantau berkurang atau kini menjadi 4.636.318.091 lembar. Dengan kata lain kepemilikannya kini hanya 0,39 persen per 31 Juli 2024. Padahal, pada akhir Juni 2024, saham William tercatat sebanyak 8.361.318.091 lembar atau 0,7 persen. 

Laporan menyebutkan bahwa pada awal Juli 2024, usai pengendalian Tokopedia berpindah ke Tiktok, William terpantau menambah kepemilikan sahamnya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan membeli sebanyak 1.065.093.550 saham Seri A GOTO.


Sementara untuk saham seri B GOTO, jumlah kepemilikan William masih sama yakni 12.588.634.432 atau 1,05 persen saham atau 14,23 persen. 

Di sisi lain, pemegang saham GOTO untuk masyarakat alias publik non warkat jadi sebanyak 939.818.409.393 (78,23 persen) per akhir Juli 2024. Angka tersebut meningkat 3,72 miliar dibandingkan akhir Juni yang berada di posisi 936.093.409.393 (77,92 persen). 

Jumlah pemegang saham GOTO per 31 Juli 2024 berjumlah 366.453 pihak. Turun 97 pihak dari akhir Juni yang berjumlah 366.550 pemegang saham.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya