Berita

Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim, Abdul Halim/RMOLJatim

Politik

Gerindra Jatim Yakin Program Makan Bergizi Gratis Berdampak Positif terhadap Sosial dan Ekonomi Rakyat

SABTU, 10 AGUSTUS 2024 | 03:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Program unggulan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan menggandeng sektor UMKM agar menimbulkan multiplier effect dan meningkatkan perekonomian masyarakat. 

“Keterlibatan UMKM tentu menjadi harapan besar. Cuma pesen kami jangan lantas menciptakan UMKM yang baru dalam keterlibatannya. UMKM yang sudah lama dan ada eksistensinya kemudian dilibatkan,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Abdul Halim, diwartakan RMOLJatim, Jumat (9/8).

Anggota DPRD Jatim dari Dapil Madura tersebut menuturkan, program makan bergizi adalah suatu upaya sistematis untuk menyediakan makanan yang mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.


Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama di kalangan kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil.

“Berkaitan dengan program pemerintah makan bergizi gratis kalau di Madura sangat diharapkan,”  tambahnya.

Dia mengaku optimistis bahwa melalui program tersebut, anak-anak akan mendapatkan nutrisi yang cukup mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak yang sehat. Asupan nutrisi yang seimbang membantu tubuh melawan berbagai penyakit.

“Nah kami menyerahkan kepada pemerintah pusat mekanismenya seperti apa. Melihat bahwa standardisasi yang sudah dibuat melibatkan ahli gizi dan betul-betul sangat baik dan dinantikan masyarakat Madura,” jelasnya.

“Karena merupakan program kampanye maka ditunggu kehadirannya oleh masyarakat dan akan banyak manfaatnya diterima. Nah kalau kembali seperti saya sampaikan di awal menyerahkan pemerintah pusat, yang penting kandungan nutrisi dan gizinya terpenuhi sangat dirasakan masyarakat Madura,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya