Berita

Ilustrasi pengamanan Khyber-Pakhtunkhwa yang semakin panas.

Dunia

Pengamanan Khyber-Pakhtunkhwa Ditingkatkan Setelah Insiden Penyerangan Rombongan Hakim

JUMAT, 09 AGUSTUS 2024 | 07:50 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Setelah serangan terhadap konvoi hakim menewaskan dua polisi di distrik Tank, badan keamanan mengajukan laporan ke Departemen Dalam Negeri Khyber-Pakhtunkhwa yang memperingatkan bahwa insiden seperti itu dapat terjadi lebih banyak lagi dalam beberapa bulan ke depan.

Laporan tersebut dikumpulkan dan dikirim ke Departemen Dalam Negeri di Peshawar. Pejabat keamanan menyampaikan kekhawatiran mereka yang meningkat, dan memperingatkan bahwa pegawai pemerintah, pejabat LSM, dan hakim terancam diculik, sementara personel polisi dan pasukan keamanan dapat diserang.

Departemen Dalam Negeri telah mengeluarkan peringatan, dan informasi yang diperlukan dibagikan kepada pemerintah distrik, komisaris, dan DIG di area terkait.


Laporan tersebut menunjukkan bahwa pejabat dapat diculik dan disandera, atau digunakan sebagai sandera untuk ditukar dengan militan yang ditahan. Pengemudi kendaraan pemerintah telah diperingatkan tentang serangan tersebut, dan diperintahkan untuk terus mengubah waktu, nomor kendaraan, dan arah secara berkala.

Mereka juga diperintahkan untuk terus memberi tahu otoritas setempat tentang perubahan arah, dan rencana perjalanan.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa bank dan lembaga keuangan lainnya rentan terhadap serangan.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya