Berita

Tempat tinggal pelaku pemakan daging kucing di Gunung Pati, Semarang/RMOLJateng

Presisi

Pemakan Daging Kucing Diduga Stres karena Sakit Diabetes

JUMAT, 09 AGUSTUS 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pelaku pemakan daging kucing NY (63) di Gunung Pati, Semarang, diduga stres karena menderita sakit diabetes. 

Pelaku mempercayai mengonsumsi daging kucing bisa menyembuhkan penyakitnya tersebut.

Kapolsek Gunung Pati, Kompol Agung Raharjo mengatakan, pihaknya akan meminta Unit Reskrim Polrestabes Semarang untuk memastikan dugaan gangguan jiwa NY dengan pemeriksaan psikologis. 


"Pelaku sepertinya mempunyai gangguan kejiwaan stres karena penyakit diabetes dideritanya," kata Kompol Agung dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (9/8).

Kompol Agung mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari anak-anak kos, Polsek Gunung Pati dan Tim Inafis Polrestabes Semarang langsung lakukan penyelidikan di lokasi kejadian. 

Hasilnya, polisi menemukan barang bukti tulang belulang sisa bangkai kucing yang dimakan pelaku. 

Beberapa orang saksi juga diperiksa polisi untuk memberikan informasi dalam kasus tersebut.

"Saksi kami minta memperlihatkan dimana saja pelaku membuang tulang-tulang sisa kucing di belakang rumahnya," kata Kompol Agung. 

Di lokasi kos-kosan milik pelaku, polisi sudah memasang garis polisi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya