Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri diperlihatkan patung korban 1998, Ita Martadinata/RMOL

Politik

Megawati Tertegun Lihat Patung Korban 1998 Ita Martadinata

KAMIS, 08 AGUSTUS 2024 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menghadiri pameran seni pematung kenamaan, Dolorosa Sinaga di Gedung A Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).

Pantauan RMOL, Megawati hadir bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto; Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis; dan kader muda PDIP, Aryo Seno Bagaskoro.

Kedatangan Megawati langsung disambut Dolorosa. Presiden Kelima RI ini lantas diajak melihat beberapa monumen hasil karya yang menceritakan tentang sejarah Indonesia sewaktu Presiden pertama RI Soekarno memimpin, salah satunya monumen "Indonesian History of Mass Murdered 1965-1966".


Megawati juga diajak melihat patung karya Dolorosa terbaru. Satu-persatu, Dolorosa menjelaskan filosofi patung buatannya, mulai dari yang berbahan besi, aluminium foil, hingga kayu.

Menariknya, Megawati merasakan kebatinan patung kayu buatan Dolorosa setinggi sekitar 2 meter, yang secara sepintas menampilkan seorang perempuan.

Dolorosa menceritakan kepada Megawati tentang sosok perempuan yang dibuat patung, dimana ternyata dia merupakan Aktivis 98 bernama Ita Martadinata.

"Ini Ita, korban 1998. Ketika dia mau bersaksi diajak Munir di depan United Nations High for Human Rights (OHCR) di New York, dia dikabarkan mati di rumahnya karena dikabarkan ada perampokan. Saya beri dia nyawa, sebagai persaksian ke kita," urai Dolorosa menjelaskan.

Penjelasan Dolorosa ini direspons singkat oleh Megawati, yang intinya meyakini Ita Martadinata mengetahui kejadian pemerkosaan para perempuan Tionghoa saat kerusuhan 1998 terjadi.

"Dia tahu itu," singkat Megawati tertegun.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya