Berita

Jurubicara Kemlu, Roy Rolliansyah Soemirat/RMOL

Dunia

Situasi Timteng Memanas, Kemlu RI Siapkan Rencana Evakuasi WNI

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 20:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Situasi politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian memanas membuat Kementerian Luar Negeri RI menyiapkan kontigensi plan untuk menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di kawasan tersebut.

“KBRI yang ada di Timteng masing-masing sudah memiliki rencana kontigensi plan apabila dibutuhkan kalau memang situasi semakin memburuk dan mengharuskan terjadinya evakuasi WNI yang ada di negara tersebut,” kata Jurubicara Kemlu, Roy Rolliansyah Soemirat kepada awak media, Rabu (7/8).

Meski begitu, Roy berharap situasi di Timteng dapat mereda sehingga rencana evakuasi massal tidak perlu untuk dikeluarkan.


“Rencana sudah ada tapi kita harap situasi membaik dan tidak perlu dilakukan evakuasi secara besar-besaran,” tutur Roy.

Sementara itu demi keselamatan, Kemlu sendiri sudah mengimbau agar seluruh WNI yang berada di wilayah Lebanon meninggalkan negara tersebut demi keselamatan diri.

“Khusus untuk WNI yang berada di Lebanon beberapa hari yang lalu Kemlu sudah memberikan imbauan untuk meninggalkan negara tersebut. Tentu itu sifatnya imbauan kita terus berkomunikasi dengan WNI yang ada di lokasi,” pungkasnya

Diketahui, eskalasi pertempuran antara Israel dengan gerakan Hizbullah telah meningkat, kondisi ini terjadi lantaran serangan roket di Dataran Tinggi Golan pada 27 Juli yang menewaskan 12 orang. 

Israel lantas menuduh Hizbullah sebagai dalang dari serangan tersebut sambil mengatakan bahwa perang dengan Lebanon sudah dekat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya