Berita

Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus/Ist

Nusantara

Dailami Kecam Kontes Waria di Jakpus: Bertobatlah!

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 19:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kontes kecantikan transgender wanita-pria atau waria yang digelar di sebuah hotel di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (4/8), gegerkan publik.

Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus mengecam keras pelaksanaan kontes waria tersebut.

Dailami mengatakan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta sudah lalai atau kecolongan dengan adanya kegiatan tersebut.


"Ini harus menjadi evaluasi, termasuk pihak hotel. Jangan hanya mengejar keuntungan semata," kata Dailami dalam keterangannya, Rabu (7/8).

Dailami menjelaskan, pilihan menjadi waria bertentangan dengan ajaran agama dan dapat merusak generasi bangsa.

"Ini bukan sekadar kontes kontes kecantikan waria. Tapi, ada perilaku seks menyimpang yang kemudian terjadi dari pilihan menjadi waria, pasti orientasinya kan jadi homoseksual," kata Dailami.

Senator dari Dapil DKI Jakarta ini menyebut, perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) tidak diterima di Indonesia, karena juga tidak sesuai dengan norma-norma ketimuran.

"Saya minta harus ada sanksi tegas dan pemeriksaan kepada panitia penyelenggara, pasti ada aturan atau perizinan yang dilanggar. Ini bisa merusak moral anak bangsa," kata Dailami.

Ia menambahkan, pemberian sanksi diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang, apalagi di Jakarta.

"Saya minta mereka yang menjadi waria juga bertobatlah. Allah tegas hanya menciptakan laki-laki dan perempuan, jangan ada dalih apapun melakukan pembenaran," demikian Dailami.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya