Berita

Anies Baswedan/RMOL

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Tak Masuk Parpol, Anies Berpeluang Terjegal

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anies Baswedan dinilai dalam kondisi sulit jika ingin maju Pilgub Jakarta, karena tidak kunjung mendeklarasikan diri sebagai salah satu kader partai politik (parpol). 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos memandang, Anies tidak bisa menjual status petahananya untuk bisa direkrut parpol. 

Sebab dari perkembangan politik saat ini, Subiran meyakini parpol tengah memperkuat posisinya sebagai lembaga penjaring calon pemimpin-pemimpin bangsa. 


"Jika memang Anies Baswedan berkomitmen menjadi seorang politisi, seharusnya Anies masuk ke salah satu parpol agar jelas warna politiknya," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu (7/8). 

Dia memaparkan, pengalaman Pilgub DKI Jakarta 2017 yang dimenangkan Anies menunjukkan peran penting parpol dan tokoh-tokohnya dalam menekuk lawan yang saat itu, yakni  Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang juga sempat menjadi Gubernur DKI Jakarta pengganti Joko Widodo usai terpilih Presiden pada 2014.

"Ingat, faktor kemenangan Anies di Pilgub Jakarta 2017 lalu itu ditentukan di putaran kedua. Itu pun karena kubu Partai Demokrat yang mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni lebih dominan merapat ke Anies ketimbang ke Ahok," urainya. 

Selain itu, Subiran juga melihat kemungkinan Partai Gerindra yang dulu mengusung dan mendukung Anies di Pilgub DKI Jakarta 2017 tidak akan lagi berada di pihaknya. 

"Di Pilkada Jakarta 2024 ini, Anies kehilangan dukungan Prabowo-Sandi dan dukungan Gerindra, serta juga kehilangan dukungan Demokrat dan AHY, sehingga tidak akan mudah bagi Anies," tuturnya. 

"Apalagi, semua pendukung utamanya untuk menang di Pilkada DKI 2017 lalu sekarang potensi besar jadi lawan di Pilkada Jakarta 2024 karena sudah masuk ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM)," sambung sosok yang kerap disapa Biran itu. 

Oleh karena itu, master komunikasi politik lulusan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu menilai peluang Anies sangat kecil dicalonkan pada Pilgub DKI Jakarta 2024, apabila tidak merelakan diri bergabung ke salah satu parpol yang di luar KIM. 

"Mumpung pendaftaran Cakada masih 27-29 Agustus 2024, Anies bisa masuk Nasdem, atau masuk PDIP. Sebab jika Anies masuk parpol, maka masih ada potensi bagi Anies untuk mendapatkan tiket maju Pilgub Jakarta," demikian Biran.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya