Berita

Politikus Golkar Ridwan Kamil/RMOL

Politik

Jika KIM Plus Terbentuk, Langkah RK Duduki Jakarta Terbentang

RABU, 07 AGUSTUS 2024 | 00:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sinyal Ridwan Kamil (RK) maju dalam pilkada di Jakarta semakin kuat usai Partai Golkar mengusung Dedi Mulyadi di Jawa Barat. 

Meski elektabilitas mantan gubernur Jawa Barat itu masih berada di bawah Anies Baswedan, Direktur Eksekutif Era Politik Indonesia Khafidlul Ulum menyatakan bahwa RK memiliki rekam jejak bersih. 

Dengan waktu yang masih tersisa, peluang mendongkrak elektabilitas RK masih sangat besar. 


Ulum tidak menampik, sejauh ini Anies Baswedan merupakan figur dengan elektabilitas paling tinggi di Jakarta. Namun dia menyampaikan, RK juga bukan sosok sembarangan. 

Pasalnya, mantan Walikota Bandung itu memiliki banyak pengalaman sebagai kepala daerah. 

”Ridwan Kamil punya modal yang bisa dibawa dari Jawa Barat ke Jakarta,” kata dia kepada awak media di Jakarta, Selasa malam (6/8). 

Selain popularitas, rekam jejak tanpa cela menjadi salah satu kekuatan RK. 

Menurut Ulum, RK merupakan salah seorang politisi yang tidak memiliki rekam jejak negatif. 

”Selama ini Ridwan Kamil juga tidak ada  rekam jejak negatif. Dari sisi pencitraan politik bagus, penerimaan masyarakat bagus,” terang dia. 

Elektabilitas menjadi PR bagi RK. Dia harus mampu menaikan elektabilitasnya di Jakarta. 

”Elektabilitasnya kalau dibilang rendah tidak, belum terlalu tinggi. Dan itu kan masih ada waktu untuk menggenjotnya,” beber Ulum. 

Selain pengalaman memimpin di Jawa Barat, rekam jejak yang bersih, dan penerimaan yang baik dari masyarakat, Ulum mengungkapkan bahwa partai politik di belakang RK juga menjadi kekuatan. 

Sebagai salah seorang kader Partai Golkar, RK sudah pasti mendapat dukungan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Dukungan itu akan semakin besar jika KIM Plus benar-benar terbentuk. Menurut dia, keberadan KIM Plus membuat peluang RK menang di Jakarta semakin besar. 

”Dengan peta politik sekarang ini, Ridwan Kamil mendapat kepastian dan jaminan bahwasanya dia akan betul-betul mendapat dukungan banyak partai. Peluangnya akan besar untuk menang kalau KIM Plus terbentuk dan partai-partai itu berkumpul di situ,” terang Ulum. 

Sebelumnya Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa KIM Plus akan mendukung RK untuk maju dalam pilkada di Jakarta. 

”Insya Allah di KIM Plus sudah muncul satu nama yaitu Ridwan Kamil untuk pilkada Jakarta,” kata dia. 

Menurut Dasco, keputusan itu sudah pasti. Dia pun menegaskan, KIM Plus dibentuk bukan hanya sekedar untuk pilkada. 

”KIM Plus dibentuk untuk kemajuan Indonesia ke depan. Tidak hanya sebatas pilkada,” tegasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya