Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/

Dunia

Israel Siapkan Bunker untuk Sembunyikan Netanyahu dari Iran

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 19:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah kekhawatiran tentang serangan balasan dari Iran dan proksi militernya, Dinas Keamanan Israel Shin Bet dilaporkan tengah menyiapkan bunker untuk melindungi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Mengutip situs berita Israel Walla pada Selasa (6/8), bunker yang tengah dipersiapkan Shin Bet di Yerusalem konon mampu ditinggali Netanyahu dan pejabat senior Israel lainnya dalam waktu lama.

"Shin Bet Israel dilaporkan tengah mempersiapkan bunker di Yerusalem tempat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pejabat senior dapat tinggal untuk waktu yang lama selama perang," ungkap laporan tersebut.


Situs web Amerika Axios mengutip tiga sumber Amerika dan Israel yang memprediksi serangan balasan Iran paling cepat dilakukan awal pekan ini.

Namun, pejabat AS memperkirakan serangan balasan terbaru akan lebih besar dari serangan Iran ke Israel 13 April lalu. Sebab, ini akan melibatkan proksi Hamas, di Lebanon, Irak, Suriah dan Yaman.

Sementara itu, Israel Hayom melaporkan perkiraan bahwa Iran memiliki rudal balistik yang sangat canggih yang dapat digunakannya dalam serangan semacam itu terhadap Israel.

Sejak mengklaim bertanggung jawab atas kematian Komandan Hizbullah, Fuad Shukr, Israel langsung meningkatkan keamanan untuk Netanyahu dan para menteri.

Israel juga telah mendistribusikan telepon satelit kepada para menteri dan pejabat senior di tengah kekhawatiran bahwa jaringan komunikasi tersebut mungkin menjadi sasaran.

Yedioth Ahronoth juga mengutip sumber-sumber informasi yang mengatakan bahwa tentara Israel telah meminta sejumlah pabrik di Israel utara untuk mengosongkan stok gas beracun karena takut Hizbullah akan menyerang objek tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya