Berita

Kepala BP2MI Benny Rhamdani/Ist

Politik

Tak Buka Sosok T, Benny Dianggap Lindungi Pengendali Judol

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 16:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rampai Nusantara sangat kecewa dengan sikap kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani yang sudah dua kali diperiksa Bareskrim Polri namun belum juga mengungkap sosok inisal T yang disebut sebagai pengendali judi online (judol) di Indonesia. 

Direktur LBH Rampai Nusantara Hendra Ferdiansyah semakin meyakini dugaannya dengan sikap diam Benny ini bisa dikatakan sebagai upaya melindungi sosok bandar judi berinisial "T" tersebut. 

"Benny Rhamdani mengatakan ada sosok berinisial "T" sebagai orang dibalik judi online yang disampaikan pada forum resmi BP2MI dalam kapasitas dia sebagai pejabat negara yang artinya saat mengatakan hal itu dalam keadaan penuh kesadaran, kalo saat ini setelah dua kali diperiksa aparat penegak hukum justeru tidak mau mengungkap bahkan banyak merubah pernyataannya itu semakin memperkuat dugaan kami bahwa itu sengaja dilakukan untuk melindungi sosok tersebut," jelas Hendra kepada awak media di Jakarta, Selasa (6/8).


Dia juga telah mengadukan Benny Rhamdani ke Bareskrim Polri menyayangkan sikap tidak terbukanya kepala BP2MI tersebut di depan penyidik Bareskrim Polri. 

Padahal, lanjut Hendra, jika diungkap maka bisa menjadi jalan untuk membantu aparat penegak hukum dalam memberantas judi online di Indonesia yang sudah sangat meresahkan kehidupan bermasyarakat.

"Kami kemarin siang sudah mengadukan Benny ke Bareskrim karena sikapnya yang tak kunjung mengungkap sosok inisial T di balik judi online, diamnya atau tidak terbukanya benny patut diduga sebagai bagian untuk melindungi pelaku tindak kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan," bebernya. 

Dia berharap kepala BP2MI berani bertanggung jawab atas ucapannya dan segera mengungkap sosok yang ia maksud sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dan aparat kepolisian yang saat ini sedang gencar memberantas judi online. 

"Jangan cuma bikin gaduh dan omdo saja, buka saja siapa sosok di balik inisial T yang ia maksud sebagai bagian support pada pemerintah dan penegak hukum yang saat ini sedang gencar memberantas judi online, kita tentu senang jika terungkap karena berdampak baik bagi masyarakat yang sudah sangat dirugikan dengan maraknya judi online ini," ujarnya. 

Lebih lanjut, Hendra menilai jika Benny tak kunjung membuka sosok aktor pengendali dibalik judi online yang diketahuinya justru akan memunculkan persepsi buruk kepada dirinya yang saat ini tidak kelihatan prestasinya selama menjabat sebagai kepala BP2MI. 

"Atau sengaja dia melemparkan isu ke publik agar gaduh untuk menutupi kinerjanya selama menjabat sebagai kepala BP2MI yang tidak pernah kedengaran prestasinya bahkan yang saya ketahui banyak pekerja migran Indonesia justru merasa sangat sulit mengurus proses penempatan hingga menurunnya angka penempatan PMI yang begitu drastis selama ia menjabat yang artinya nol besar selama menjabat hingga mau habis masa jabatannya," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya