Berita

Barang bukti narkoba jenis sabu hasil pengungkapan Polda Aceh selama 2024/RMOLAceh

Presisi

Polda Aceh Sita 226 Kg Sabu dan 1,2 Ton Ganja

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 13:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polda Aceh mengungkap peredaran narkoba jaringan internasional Thailand-Malaysia dengan barang bukti 226 kilogram sabu dan 1,2 ton ganja.

"Barang bukti ini hasil pengungkapan selama tahun 2024," kata Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko dalam konferensi pers pemusnahan narkoba di Mapolda Aceh, Selasa (6/8).

Menurut Kartiko, pengungkapan kasus narkoba tersebut dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh, Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Aceh, Polres dan Polresta jajaran. 


Bukan hanya itu, Polda Aceh dan jajaran juga berhasil mengamankan 12 orang tersangka. Rinciannya 11 tersangka laki-laki dan 1 perempuan. 

"Kasus pengungkapan narkoba kali ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu," kata Kartiko.

Kartiko mengatakan, Aceh merupakan pintu masuk peredaran narkoba. Berdasarkan kondisi tersebut, Polda Aceh menggandeng sejumlah stakeholder terkait dan masyarakat untuk bersama-sama menghentikan peredaran narkoba.

"Yang jelas kalau masuk ke Aceh narkoba ini akan dibawa ke provinsi lain bisa ke Sumatera Utara, Lampung dan Jakarta, tapi kan ada rembesannya di Aceh juga," kata Kartiko dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh.

Sementara itu, narkoba jenis ganja dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara sabu dihancurkan dengan cara direbus dan ditambah dengan air raksa, air aki, dan berbagai campuran kimia lainnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya