Berita

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2M), Benny Rhamdani/Ist

Presisi

Maaf Benny Rhamdani Ternyata Tidak Tahu Sosok T Pengendali Judi Online

SELASA, 06 AGUSTUS 2024 | 08:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kegaduhan yang dimunculkan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran (BP2M), Benny Rhamdani terkait identitas sosok T yang disebut sebagai pengendali judi online dan scamming di Indonesia, ternyata antiklimaks.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan bahwa Kepala BP2MI Benny Rhamdani sempat menyampaikan maaf saat diperiksa kemarin, Senin (5/8).

Benny meminta maaf mengenai keterangan sosok T yang sebelumnya diakui telah disampaikan ke pihak penyidik.


"Yang bersangkutan menjelaskan, kami tidak tahu dan kami mohon maaf karena belum pernah diberikan keterangan kepada penyidik siapa itu inisial T," kata  Djuhandhani kepada wartawan, Senin (5/8).

Djuhandhani melanjutkan Benny akan menyampaikan permohonan maaf kepada media secara langsung.

Di depan penyidik Benny juga meralat pernyataannya soal sosok berinisial T. Benny mengaku mendapat informasi soal sosok T dari mantan Kepala BP2MI Serang bernama Joko Purwanto, bukan dari pekerja migran yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Sekarang diralat bahwa info itu didapat dari Saudara Joko Purwanto yang kebetulan yang bersangkutan adalah Ketua BP2MI dari Serang dan saat ini sudah meninggal," kata Djuhandani.

Djuhandani pun mengaku kesulitan untuk mendalami sosok T karena Joko yang memberi informasi kepada Benny sudah meninggal dunia. 

Dia pun belum dapat memastikan pendalaman terkait judi online tersebut bakal dilanjutkan ataukah tidak.

"Kita lihat nanti (dilanjutkan atau tidak), nanti keterangan lebih lanjut, apakah ini akan kita gelarkan, akan kita analisis bersama, tapi yang jelas dari sumbernya saja sudah tidak bisa menyebutkan siapa T," demikian Djuhandani.

Sebelumnya, sosok T disingung oleh Benny dalam giat Pengukuhan Kawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI) Wilayah Provinsi Sumatra Utara di Medan, Selasa (23/7). 

Dalam keterangannya ketika itu, Benny mengaku sudah menyampaikan soal sosok T itu pada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat terbatas di istana.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya