Berita

Pria berlari melewati pusat perbelanjaan yang dibakar oleh pengunjuk rasa selama unjuk rasa Bangladesh di Dhaka, Minggu, 4 Agustus 2024/NPR

Dunia

Status Bangladesh Siaga II, KBRI Minta WNI Waspada

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 21:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Melihat perkembangan kerusuhan mematikan yang terjadi di Bangladesh, Kedutaan Besar RI di ibu kota Dhaka mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk tetap waspada.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri RI pada Senin malam (5/8), dikatakan bahwa status kedaruratan Bangladesh telah ditingkatkan KBRI Dhaka menjadi Siaga II.

"Mencermati perkembangan situasi dan kondisi keamanan terkini di Bangladesh, KBRI Dhaka telah meningkatkan status kedaruratan dari Siaga III menjadi Siaga II," ungkap laporan tersebut.


Oleh karenanya, KBRI meminta warga untuk terus berhati-hati dan menghindari kerumunan warga demonstrasi demi keselamatan.

"Diimbau kepada para WNI di Bangladesh untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktivitas luar rumah untuk hal-hal non-esensial, serta menghindari kerumunan massa dan lokasi demonstrasi," tegasnya.

Para WNI juga diharapkan dapat terus menjaga komunikasi dan mengikuti langkah-langkah kontingensi yang ditetapkan KBRI Dhaka.?

KBRI juga menyarankan agar warga Indonesia yang ingin ke Bangladesh menunda perjalanannya sampai situasi aman.

"Bagi WNI yg memiliki rencana perjalanan ke Bangladesh, diimbau untuk menunda perjalanan ke Bangladesh, sampai ?situasi dan kondisi keamanan membaik," tambah pernyataan itu.

Dalam kondisi darurat, WNI dapat segera melapor kepada otoritas keamanan setempat dan hotline KBRI Dhaka (+880) 1614444552 dan Direktorat Perlindungan WNI Kemlu (+62) 812 9007 0027.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya