Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOL

Politik

Ridwan Kamil Berpotensi Maju di Pilgub Jakarta, Pengamat: Sosok yang Punya Keberuntungan

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 19:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peta politik jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian bergejolak. Terbaru, Partai Golongan Karya (Golkar) memastikan akan mengusung mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat. Bukan sang petahana yang notabene adalah kader internal Golkar, Ridwan Kamil. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos berpendapat, perubahan sikap Golkar yang dideklarasikan baru-baru ini menjadi pertanda Ridwan Kamil akan diarahkan ke daerah pemilihan pilkada lainnya, atau bahkan ditarik ke pemerintahan pusat oleh Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto. 

"Ridwan Kamil itu sosok yang memang punya kapasitas, integritas, elektabilitas, dan juga isi tas. Mau tarung di Pilgub juga bisa, dan mau masuk kabinet Prabowo misalnya dijadikan menteri PUPR juga bisa," ujar Subiran kepada RMOL, Senin (5/8). 


Dia menyebut Ridwan Kamil bisa menjadi sosok yang menguntungkan pihak yang meng-endorse, baik ketika dimajukan di pilgub maupun menjadi menteri di pemerintahan Prabowo. 

"Ridwan Kamil itu politisi yang punya keberuntungan posisi yang baik, mau diusung di Pilkada Jakarta potensi menang, mau diusung di Pilgub Jabar juga lebih-lebih, mau dijadikan menteri juga dia memang layak dan punya kapasitas," katanya. 

Lanjut Biran, indikator politik yang membuat Ridwan Kamil akan memberikan keberuntungan ketika di-endorse, yakni terkait figurnya yang punya ciri khas dalam berpolitik. 

"RK memiliki semua kapasitas mulai dari intelektualitas, integritas, moralitas, hingga elektabilitas. Retorika dan pola komunikasi politik RK juga (berkualitas)," demikian Subiran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya