Berita

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita membuka acara Bussines Matching dan Pameran Produk Olahan Kopi, Teh, Kakao, Buah dan Susu di gedung Kementerian Perindustrian Jakarta, 5 Agustus 2024/Foto. Kemenperin.

Bisnis

Indonesia Punya Lima Sektor Olahan yang Bisa Diandalkan

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ada lima subsektor olahan makanan dan minuman (mamin) yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan kelima suksektor itu adalah teh, kopi, buah, coklat atau kakao, dan susu. 

Kelimanya dianggap memiliki potensi untuk dikembangkan karena bahan baku yang dimiliki melimpah dan bervariasi.


"Indonesia dikaruniai keragaman sumber daya hayati melimpah, seperti kopi, teh, buah, dan kakao. Saat ini potensi itu telah dikembangkan oleh industri pengolahan dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah berorientasi ekspor," kata Menperin di Jakarta, Senin (5/8).

Industri pengolahan kakao atau cokelat bahkan menjadikan Indonesia sebagai produsen produk olahan kakao terbesar ke-4 di dunia, serta peringkat ke-7 produsen biji kakao secara global.

Sektor tersebut mampu menyumbang devisa dengan nilai ekspor lebih dari 1 miliar Dolar AS pada  2023, dengan 300.287 ton hasil produksi dalam negeri diekspor ke 96 negara.

Sementera untuk subsektor teh, sudah memberikan kontribusi ekspor di mana pada 2023 mencapai 37.878 ton atau senilai 74,12 juta dolar AS.

"Industri pengolahan buah memiliki potensi tinggi untuk ditingkatkan lagi ekspornya. Pada tahun 2023 volume ekspor olahan hasil hortikultura mencapai 328 juta ton atau setara 449 juta dolar AS," ujar Menperin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya