Berita

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono/Ist

Politik

Aktivis Poros DKJ: Heru Tak Becus Urus Jakarta

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 11:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hampir dua tahun memimpin, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terbukti tidak becus bekerja. 

"Sampai saat ini publik tidak tahu apa dikerjakan Heru Budi Hartono untuk mewujudkan pembangunan kesejahteraan rakyat di Jakarta," kata Koordinator Presidium Poros Dewan  Kajian Jakarta (DKJ) Hasan Assegaf dalam keterangannya, Senin (5/8).

Menurut Hasan, kehadiran Heru Budi Hartono tidak membawa dampak kemajuan serta perbaikan terhadap nasib warga Jakarta.


"Sejumlah data dan fakta menunjukan ketimpangan pembangunan di Jakarta nyata dirasakan warga," kata Hasan.

Hasan mendorong Heru mengfungsikan mimbar podium Balai Kota sebagai sarana komunikasi publik. Tujuannya untuk menjelaskan berbagai kebijakan dan arah pembangunan Jakarta yang sedang dan akan dilaksanakan Pemprov DKI.

Selain itu, Hasan meminta Heru segera membenahi kualitas pelayanan publik Pemprov DKI dan tata kelola BUMD, khususnya Transjakarta dan Jakarta Propertindo (Jakpro), maupun perusahan swasta yang beroperasi di Jakarta.

Hasan juga mengingatkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat PHK di Jakarta melonjak bila dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 683 orang.

Angka PHK di Jakarta mencapai 7.469 orang. Ini terjadi pada periode Januari 2024 sampai Juni 2024 atau mengalami lonjakan 994 persen.

"Lantas dimana keberpihakan Heru Budi Hartono terhadap ribuan nasib para pekerja yang terdampak PHK. Omong kosong!" tegas Hasan.





Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya