Berita

Elon Musk/Foto: Reuters

Dunia

Elon Musk Prediksi Perang Saudara di Inggris

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Protes anti imigran yang berujung kekerasan di Inggris ikut memancing komentar CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Ia mengatakan negara tersebut berisiko terjerumus ke dalam perang saudara.

Beberapa kota di Inggris, termasuk Liverpool, Nottingham, Leeds, Belfast, Stoke-on-Trent, Blackpool, dan Hull, dilanda kekacauan setelah serangan pisau di Southport, Inggris yang menewaskan tiga anak dan melukai beberapa lainnya. 

Serangan itu dilakukan oleh Axel Rudakubana, seorang remaja berusia 17 tahun yang lahir di Inggris dari orang tua Rwanda. Sementara itu, beredar rumor di internet bahwa pelakunya adalah seorang migran Suriah yang pergi ke Inggris dengan perahu.


Tragedi ini telah memicu banyak protes, dengan video yang memperlihatkan demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-imigran dan anti-Islam, membakar, dan menyalakan kembang api saat mobil-mobil dibakar dan bangunan-bangunan dirusak, meskipun protes-protes tersebut tidak semuanya berujung kekerasan. Beberapa aktivis bentrok dengan polisi, yang mengakibatkan puluhan polisi ditangkap dan terluka.

yang menunjukkan kerusuhan yang dibagikan oleh pengguna media sosial yang menyatakan kekacauan itu disebabkan oleh migrasi massal ke Inggris dan kebijakan perbatasan terbuka, Musk ikut menanggapi.

"Perang saudara tidak dapat dihindari," tulis Musk mengomentari video kerusuhan yang dibagikan di X, seperti dikutip dari RT, Senin (5/8).

Menteri Dalam Negeri Inggris Yvette Cooper pihaknya akan menindak siapapun yang terlibat dalam kekacauan kriminal dan kekerasan.

Sementara Richard Dearlove, mantan kepala badan intelijen MI6, mengklaim tanpa memberikan bukti bahwa Rusia berupaya mengobarkan protes dengan menyebarkan berita bohong bahwa pelaku serangan Southport adalah seorang migran. 

Ia menambahkan bahwa berita bohong tersebut disebarkan oleh situs web Channel3 Now, yang diduga terkait dengan Rusia. Halaman Channel3 Now di X memiliki sekitar 3.000 pengikut.

Kedutaan Besar Rusia di London telah menepis tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa Dearlove merupakan salah satu pihak yang membantu mengacaukan seluruh negara dan kawasan, yang memicu arus pengungsi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Channel3 Now dalam laporannya menyebut tersangka sebagai Ali-Al-Shakati, seorang pencari suaka yang diduga tiba di Inggris dengan perahu tahun lalu. Ia dilaporkan masuk dalam daftar pantauan MI6 dan dikenal oleh layanan kesehatan mental Liverpool.

Channel3 Now — yang tampaknya mengkhususkan diri dalam meliput penembakan, sebagian besar di Amerika — kemudian menghapus klaim tersebut. Situs tersebut tampaknya merupakan "agregator," yang sering menerbitkan klaim palsu yang dirancang untuk menjadi viral. 

Seperti Uni Eropa, Inggris telah berjuang menghadapi masuknya migran selama beberapa tahun. Hingga Juni 2023, migrasi bersih ke negara tersebut selama 12 bulan sebelumnya adalah 685.000 orang, dengan lima negara non-Uni Eropa teratas adalah India (253.000), Nigeria (141.000), Tiongkok (89.000), Pakistan (55.000), dan Ukraina (35.000), menurut angka resmi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya