Berita

Hengky Kurniawan bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hengky Masih Ngarep Tiket PDIP untuk Pilkada KBB 2024

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bakal calon Bupati  Bandung Barat dari PDIP, Hengky Kurniawan mengklaim hasil survei dirinya berada di nomor satu mengalahkan kandidat lainnya.

Namun, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PDIP terkait surat rekomendasi untuk kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2024.

Menurutnya, hasil survei terkait tingkat kepuasan serta elektabilitas dan popularitas bisa menjadi rujukan DPP PDIP untuk merekomendasikan dirinya maju sebagai calon Bupati Bandung Barat 2024.


"Alhamdulillah masyarakat KBB kepercayaan tingkat kepuasan publik dan juga survei alhamdulillah hari ini nomor satu, ya," ucap Hengky dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (4/8).  

Hengky menyerahkan seluruhnya terhadap DPP PDIP, mengingat ada nama lain yang bakal digadang-gadang maju dari banteng moncong putih, yakni Pamriadi. Dia juga mencalonkan sebagai bakal calon Bupati Bandung Barat periode 2024-2029.

"Tapi apapun itu keputusan tetap di partai. Kalau kita sebagai kader hanya bisa  menunggu ditugaskan partai tapi secara tugas-tugas yang sudah diberikan, sudah kita jalankan, yaitu konsolidasi mencari pasangan, Alhamdulillah sudah dapat partainya sudah bekerja sama dan insya allah wakilnya pun sudah ada," ungkapnya.

Disinggung persaingan internal PDIP KBB, Hengky menyatakan, dirinya fatsun kepada keputusan DPP untuk mengusung dirinya atau justru Pamriadi. Meskipun, dirinya sangat berharap besar bisa melanjutkan tugasnya sebagai Bupati Bandung Barat.

"Ya, mudah-mudahan dari survei kemudian juga dari kita berhasil mencari pasangan itu, mudah-mudahan menjadi pertimbangan DPP," imbuhnya.

Berkenaan rumor pencalonannya sebagai Calon Walikota Blitar, Jawa Timur, Hengky menyatakan memang meminta untuk bisa mencalonkan di tempat kelahirannya tersebut.

"Kalau kemarin memang ada usulan saya untuk (maju di Pilwalkot) di Kota Blitar tapi kemudian diminta lagi untuk Bandung Barat," pungkas Hengky.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya